Ini Ciri Pembalut yang Aman Digunakan Wanita

artikel image
Ilustrasi pembalut (Foto: Tumblr)
YLKI menemukan 9 pembalut mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan wanita.
RTV.CO.ID | Oleh: Dwifantya Aquina, 08 July 2015, 10:03 WIB

Temuan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) mengenai 9 merek pembalut ternama di Indonesia yang mengandung zat kimia klorin yang berbahaya bagi kesehatan tentu membuat masyarakat khawatir. Para kaum hawa bertanya-tanya, apa ciri pembalut yang aman digunakan selama datang bulan.

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000 produk pembalut wanita haruslah bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek yang membahayakan lainnya. Selain itu, tidak melepaskan serabut pada waktu digunakan, tidak berbau dan lembut. Sementara mengenai warna haruslah putih. Warna lain boleh namun hanya sebagai tanda atau identitas yang tidak bersentuhan langsung dengan tubuh.

Pembalut yang baik juga harus bersifat netral terhadap fenoltalein dan jingga metal. Lalu tidak berflouresensi kuat atau tidak ada flouresensi yang menunjukan adanya kontaminasi, pada sisi yang bersentuhan dengan tubuh.

Daya serap pembalut yang ideal juga tidak kurang dari 10 kali bobot pembalut, tidak mudah rembes dan tidak mudah robek.

Sayangnya, di Indonesia tampaknya belum ada pembalut yang memenuhi semua klasifikasi tersebut. Terlebih lagi, pembalut di Indonesia tidak dicantumkan masa kedaluwarsanya di kemasan sebagai informasi untuk konsumen.

Anggota pengurus harian YLKI Ilyani S Andang mengatakan, banyak konsumen wanita yang mengeluh iritasi akibat pembalut. Namun biasanya mereka malu untuk mengadu dan memeriksakan diri secara lebih lanjut.

Padahal, risiko jangka panjang pembalut yang tidak sehat dapat menyebabkan kanker dan mengganggu sistem reproduksi wanita yang menggunakannya. Penyebabnya tak lain karena klorin yang terkandung di dalamnya. Jika merujuk FDA (Badan POM Amerika Serikat), maka pembalut yang baik seharusnya bebas klorin.

Baca juga:

Pembalut dan Pantyliner Indonesia Mengandung Bahan Berbahaya

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA