Harapan Bupati Karo untuk Pengungsi Sinabung

artikel image
Para pengungsi di Sinabung.
Mereka membutuhkan bantuan dari pemerintah.
RTV.CO.ID | Oleh: Stella Maris, 18 July 2015, 12:26 WIB

Bupati Kabupaten Karo, Terkelin Brahama dalam acara TULUS, Sabtu 18 Juli 2015 menyampaikan hingga saat ini ada sembilan desa telah direkolasi dari kaki Gunung Sinabung.

Tercatat ada sekitar 2.300 pengungsi yang tersebar di beberapa titik masih membutuhkan bantuan yang bukan sebatas makanan. Kendala yang dihadapi, kata Terkelin, sangat banyak.

"Kami dari Kabupaten Karo sendiri untuk melaksanakan (bantuan) tidak mampu, sehingga butuh bantuan dari pemerintah propinsi dan pusat," kata dia.

Beruntung, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) turun tangan. OASE merupakan organisasi nonprofit yang beranggotakan para istri menteri dan unsur eksekutif lain.

Mereka fokus melakukan serangkaian program yang mendukung tercapainya nawacita Presiden Joko Widodo yang terkait upaya revolusi mental dan pemberdayaan masyarakat.

Bantuan yang diberikan OASE adalah pelatihan keterampilan tenun ikat yang nantinya dapat menjadi mata pencaharian, untuk mendapatkan penghasilan.

"Harapan kami, perlu membuat kegiatan rutin lainnya, sehingga (pengungsi) dapat merasakan dampak positifnya," kata Terkelin.

Diketahui sudah sekitar dua tahun, para penduduk yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus mengungsi karena erupsi Gunung Sinabung yang tak kunjung usai.

Kondisi tersebut membuat para penduduk kehilangan lapangan pekerjaan yang mayoritasnya adalah petani. Hal tersebut berpengaruh pada penghasilan setiap keluarga.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA