Akhirnya, Tukang "Getek" Ini Naik Haji

artikel image
Sudirman menabung selama 31 tahun untuk bisa pergi haji bersama istri tercinta.
RTV.CO.ID | Oleh: Marthin Budi Laksono, 31 August 2015, 23:48 WIB

Meski dengan penghasilan yang tidak menentu, seorang tukang jasa menyeberangkan warga dengan perahu di sungai Pemali, Brebes, Jawa Tengah, akhirnya bisa melaksanakan ibadah haji tahun ini. Dia berangkat bersama sang istri setelah menabung sedikit demi sedikit selama 31 tahun.

Sudirman, warga Desa Glonggong, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, masih setia melakukan pekerjaannya sebagai tukang menyeberangkan warga dengan perahu di sungai Pemali, meski sepekan lagi akan menunaikan ibadah haji. Raut muka sudirman terlihat bahagia sambil bercerita bahwa dirinya menunaikan ibadah haji dengan penuh perjuangan.

Ia menuturkan, dari pekerjaannya itu, Sudirman tak menentukan tarif tertentu kepada warga yang akan menyeberang. Ia hanya meminta warga membayar seikhlasnya saja, sehingga penghasilan Sudirman tidak menentu.

Saat pertama kali berkeinginan naik haji tahun 1984 lalu, ia menyisihkan sebagian penghasilan dari pekerjaanya ini mulai dari lima ratus rupiah hingga dua puluh lima ribu rupiah. Pada tahun 2010 saat tabungannya dibuka dan dirasa cukup, sudirman bersama Roisah istrinya mendaftar haji. Dan baru tahun 2015 sudirman dan istrinya kini berkesempatan mengunjungi tanah suci untuk ibadah haji.

"Ya inilah berkah dari yang Maha Kuasa, meski penghasilan saya tak seberapa tapi kalau dia berkehendak maka saya bisa pergi menunaikan ibdah haji," ujar Sudirman.

Kini Sudirman tergabung dalam kloter 47, bersama 989 calon jamaah haji asal Brebes, yang akan berangkat pada tujuh September mendatang. Meski nantinya bergelar haji, sepulangnya dari tanah suci Sudirman mengaku akan tetap setia melakukan pekerjaannya sebagai tukang getek, yaitu menyeberangkan orang dengan perahu.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA