Presiden Perintahkan Polri dan Mendagri Pantau Gafatar

artikel image
Jika ditemukan penyimpangan, Presiden meminta agar diambil tindakan tegas karena hal ini sudah meresahkan
RTV.CO.ID | Oleh: Marthin Budi Laksono, 13 January 2016, 19:12 WIB

Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memantau organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), menyusul banyaknya warga yang hilang yang diduga mengikuti aliran tersebut.

"Kami diminta memantau oleh Bapak Presiden hal yang berkaitan dengan Gafatar. Ini menjadi meresahkan apakah ada latar belakang paham ideologi tertentu ataupun kepercayaan tertentu atau tujuan tertentu yang ini sekarang didalami," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1) siang.

Untuk itu, Polri yang diminta untuk melihat dan mengawasi aktifitas organisasi tersebut, dan Menteri Dalam Negeri diminta melakukan pembinaan terhadap ormas-ormas.

"Sekarang akan mencari, mengumpulkan data selengkap-lengkapnya. Kepolisian Indonesia serta Mendagri yang bertanggung jawab terhadap ormas-ormas karena Gafatar kan bagian dari ormas," kata Pramono.

Jika ditemukan penyimpangan, Presiden meminta agar diambil tindakan tegas karena hal ini sudah meresahkan. Seskab yakin masyarakat sudah semakin dewasa, semakin terbuka, dan rasional sehingga ajaran-ajaran yang menyimpang sebaiknya tidak dipercaya.

"Ini pasti ada bujukan-bujukan yang sifatnya spiritualitas sehingga orang tertarik melakukan, tetapi kenyataannya sampai berkorban meninggalkan keluarga kan pasti ada sesuatu yang tertanam dalam dirinya," papar Pramono.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA