Mirna Diracun, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

artikel image
Dari hasil gelar perkara penyidik akan mengembangkan penetapan tersangka.
RTV.CO.ID | Oleh: Marthin Budi Laksono, 18 January 2016, 18:39 WIB

Setelah memperoleh kepastian Wayan Mirna Salihin (27) tewas karena meminum kopi yang mengandung racun sianida, tim penyidik hari ini, Senin (18/01/2016) menggelar perkara untuk mengembangkan temuan tersebut, serta melakukan penetapan tersangka.

Kepastian tewasnya Mirna akibat racun didasarkan pada hasil uji laboratorium yang dilakukan Puslabfor Mabes Polri, yang menyebutkan ada kandungan sianida dalam kopi yang dimunim Mirna.

Saat ini polisi terus mengembangkan temuan itu itu untuk mencari tahu bagaimana racun sianida itu bisa masuk ke dalam kopi yang diminum Mirna. "Saat ini dikembangkan bagaimana racun sianida masuk kopi," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, di Jakarta, Senin (18/1/2016).

Untuk mengevaluasi hasil penyelidikan itu, Polda Metro Jaya juga melakukan gelar perkara. Menurut Krishna Murtti, gelar perkara itu meliputi pembahasan keterangan saksi, prarekonstruksi, barang bukti dan hasil autopsi.

Krishna menuturkan, penyidik kepolisian akan menganalisis hasil pemeriksaan laboratorium serta fakta dan petunjuk penting lainnya. Dari hasil gelar perkara itu, penyidik akan mengembangkan penetapan tersangka.

Mirna Salihin meninggal dunia usai meminum es kopi pesanan temannya, di Cafe Olivier, di West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (06/01/2016).

Mirna kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa setelah minum es kopi yang ditawarkan temannya itu. Ia kemudian dibawa ke klinik mal dan selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng Jakarta Pusat, namun nyawanya tak tertolong.

Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan dan melakukan prarekonstruksi yang melibatkan sejumlah saksi diantaranya para pelayan cafe serta dua teman Mirna berinisial J dan H.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA