Permukiman Dibakar, Ratusan Warga Eks Gafatar di Mempawah Dievakuasi

artikel image
Foto: Media sosial/oketekno.com
Proses evakuasi disaksikan ribuan massa yang masih terlihat beringas.
RTV.CO.ID | Oleh: Marthin Budi Laksono, 20 January 2016, 20:39 WIB

Ribuan orang merusak dan membakar permukiman warga mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), di daerah Moton Panjang, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (19/01/2016).

Massa berusaha mengusir ratusan orang mantan pengikut Gafatar dari tempat tinggalnya, karena dianggap mengganggu. Beruntung aparat keamanan tiba di lokasi dan bisa mengendalikan keadaan, sehingga tidak terjadi aksi anarkhis lebih lanjut, dan tidak jatuh korban jiwa atau luka-luka.

Aparat keamanan kemudian mengevakuasi warga mantan pengikut Gafatar agar terhindar dari amuk massa. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Di tengah hujan gerimis dan kepulan asap dari api yang membakar permukiman mereka, warga termasuk Ibu-ibu, anak-anak dan bayi digiring menuju mobil dalmas dan sejumlah bus.

Proses evakuasi disaksikan ribuan massa yang masih terlihat beringas, sementara sejumlah ibu dan anak-anak menangis dan terlihat ketakutan.

Proses evakuasi ini disaksikan langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Arif Sulistyanto, bersama rombongan Panglima Kodam XII Tanjung Pura Brigjen TNI Aris Martono, serta jajaran pemerintah Kabupaten Mempawah.

Aksi massa ini sebenarnya merupakan buntut dari aksi warga yang sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Warga asli Kabupaten Mempawah melakukan sweeping di sejumlah tempat yang ditinggali pengikut Gafatar, dan mengultimatum mereka agar segera pergi dari kota itu.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA