Seribu Lebih Eks Anggota Gafatar Ditampung di Barak TNI

artikel image
1.500 warga eks anggota Gafatar kini berada di Kamp Bekangdam XII/Tangjungpura.
RTV.CO.ID | Oleh: Marthin Budi Laksono, 20 January 2016, 21:01 WIB

Lebih dari 1.000 eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Mempawah, Kalimantan Barat, masih ditampung dan dikarantina di barak-barak TNI.

"Jadi ada 1.000 lebih anggota Gafatar dari Mempawah di barak TNI di Pontianak, mereka akan dipulangkan dengan KRI ke daerah masing-masing," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, di Jakarta, Rabu, (20/01/2016).

Kementerian Sosial akan menanggung logistik mereka selama berada di karantina, dan saat ini tim asessment tengah bekerja untuk mencari tahu apakah mereka memerlukan trauma healing atau trauma konseling.

"Hari ini tim baru datang ke Pontianak supaya bisa diidetifikasi, kita tidak bisa menggeneralisir mereka gabung Gafatar mungkin karena ada yang secara idiologis, ada yang ikut-ikutan, atau ada yang janji-janji misalnya," katanya, sembari menambahkan bahwa sebagian besar eks anggota Gafatar itu teridentifikasi berasal dari Semarang dan Surabaya.

Sementara menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, lebih dari 1.500 warga eks anggota Gafatar kini berada di Kamp Bekangdam XII/Tangjungpura.

"Total pengungsi 1.529, ini belum termasuk yang dari Kabupaten Singkawang, Ketapang, Kayong, dan daerah lain," ujar Tjahjo Kumolo, Rabu (20/01/2016).

 

 

 

Sebelumnya pada Sabtu (16/1) ratusan eks Gafatar di Kabupaten Mempawah diusir dari Desa Antibar dan Desa Suap oleh warga.

Keberadaan Gafatar dalam beberapa waktu terakhir dianggap meresahkan pasca-hilangnya sejumlah orang yang diduga bergabung dalam organisasi tersebut.

  
 



Back to Top

KOMENTAR ANDA